Main Menu
Home
Arsip
Links
Contact Us
Tentang Kami
Badan Pengurus
PERDA No. 19/2009
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
Translation
Translate This Website

facebook

Home
DI NGAWAWAAS BANDUNG
Written by Deni Sugandi   
Monday, 30 August 2010
DI NGAWAWAAS BANDUNG, gelar karya dan workshop singkat lubang jarum,
28 Agustus 2010
 
Ngawawaas, bisa berarti memaknai kembali apa yang sudah terjadi di masa lampau. Istilah tersebut bisa mempunyai arti ganda; terjebak dalam pemuasan dahaga akan kerinduan pada masa lalu, atau bisa berarti masa lalu (baca: sejarah) itu sebagai modal dasar untuk menata kedepan yang lebih baik. Begitu pula dengan teknologi kamera lubang jarum. Teknologi dasar optis, bagian dari peradaban manusia, tercipta jauh sebelum penemuan teknik perekaman gambar secara permanen ada (1826), teknik kamera obscura hadir untuk menandai-merekam ruang dan waktu, kemudian dimaknai kembali pada masa sekarang. Daripada ngawawaas, melempar jauh angan pada masa lalu dan terjebak di situ, lebih baik diwawaas, sebagai penanda semangat perubahan untuk masa kini. Pinhole Bandung beraksi lagi.

Hari sabtu, 28 Agustus 2010, ruang luar selasar Gedung Konperensi Asia-Afrika, di jalan Asia Afrika Bandung, saat itu menjadi ajang ruang bersama berkumpul komunitas. Acara yang diselenggarakan oleh Bandung Heritage ini, selain bermaksud ajang forum silaturahmi antar komunitas, juga merupakan sosialisasi menjelang Indonesia Pusaka, bulan September 2010 di Bumi sangkuriang Bandung. Menggalang beberapa beberapa perkumpulan yang mempunyai kesenangan yang sama, bagi panitia penyelenggara sangat penting, karena melalui komunitaslah, kota ini bisa berwarna. Diantaranya komunitas lubang jarum, tergabung dalam Pinhole Bandung (Komunitas Kamera Lubang Jarum-Bandung dan kamerapinjaman.com/KAMPI) turut menyemangati kegiatan ini.
Last Updated ( Monday, 30 August 2010 )
 
Temu Pusaka Indonesia 2010
Written by administrator   
Saturday, 14 August 2010
Temu Pusaka 2010 Setiap kali kita berbicara tentang "pusaka", sebagian besar bahkan hampir seluruh masyarakat kita (Indonesia) akan mempunyai imej pola pikir lama yang bersifat mistis, idealistis yang penuh dengan takhyul (ketimuran). Setiap kali kami mencoba mensosialisasikan tema yang terdapat kata "pusaka", maka setiap kali itu pula orang akan mengaitkannya dengan benda keramat seperti keris yang berkekuatan super yang berasal dari roh-roh leluhur.

Pola pikir seperti itu harus diubah jika Indonesia ingin maju. Dalam Madilog (Materialisme, Dialektika, dan Logika)nya Tan Malaka (terlepas dari pro-kotra mengenai sosok Tan Malaka dan saya sendiri pribadi dalam banyak hal tidak setuju dengan pemikiran maupun sepak-terjangnya, hanya sekedar bahan bacaan dan komparasi). Terutama dalam Bab.I. Logika Mistika: Pemikiran yang sifatnya rohani. Menurut Tan Malaka, Logika Mistika ini memberi jawaban tidak memuaskan karena sekedar mitos atau tahayul yang berpandangan bahwa zat atau materi berasal dari yang rohani. Dalam kaitannya dengan pemikiran Tan Malaka, mari kita ambil sisi positifnya, kita ubah "mind set" kita mengenai esensi "pusaka" mulai dari diri sendiri.

 Pusaka sangat berkaitan erat dengan pembuktian sejarah, budaya dan kejayaan bangsa. Peradaban suatu bangsa dapat dibuktikan secara ilmiah dengan pusaka (bahasa kerennya: heritage)nya masing-masing. Perkembangan lebih lanjut dapat dikaji dari berbagai aspek ilmu seperti sosial dan kebudayaan masyakatnya pada saat itu serta pengaruhnya terhadap pola pikir masyarakatnya hingga saat ini. Aspek psikologi, hukum, politik, ekonomi, arsitektur, dan lain sebagainya.

Last Updated ( Saturday, 14 August 2010 )
 
Bandung Heritage Events
Written by administrator   
Thursday, 26 August 2010
Bandung Heritage events Untuk menyambut Temu Pusaka 2010 yang akan diadakan pada bulan September 2010, Bandung Heritage dan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) menyelenggarakan acara pendahuluan:

Ngawawaas Bandung!


Ngawawaas Bandung! adalah rangkaian kegiatan menikmati Bandung di sore hari sambil nunggu buka puasa (ngabuburit). Terbuka untuk umum dan didukung oleh berbagai komunitas kota Bandung, acara ini cocok banget buat ngumpul sesama warga Bandung.

Yang unik dari Ngawawaas Bandung!, di acara ngabuburitnya ada lima kegiatan yang beda-beda. Peserta boleh memilih kegiatan ngabuburit sesuai keinginan: ngontel, pinhole, diskusi, jalan-jalan, atau lomba foto. Abis itu baru semua peserta kumpul untuk buka puasa bareng di Selasar Museum Konferensi Asia-Afrika (KAA). Bisa juga dilanjutin taraweh bareng di Mesjid Agung.

Hari/Tanggal:
Sabtu / 28 Agustus 2010
Waktu:
Pukul 15:00 - selesai
Tempat:
Museum KAA dan sekitar Braga
Last Updated ( Thursday, 26 August 2010 )
 
"Bandung Lautan Api", Pendekatan Animasi Realistik
Written by administrator   
Wednesday, 25 August 2010
MASIH ingat rencana projek besar yang merupakan kerja ‘keroyokan’ sejumlah komunitas kreatif di Bandung? Ya, film animasi berjudul "Bandung Lautan Api" yang diharapkan dapat menjadi lokomotif pendorong, tumbuhnya industri kreatif berbasis konten lokal sudah melangkah menuju tahapan selanjutnya.

Komunitas animator yang bernaung dalam Tunas Indonesia Kreatif selaku koordinator projek ini, telah berhasil merangkul sejumlah komunitas kreatif lain di Bandung untuk turut serta pada pembuatan film ini. Sejumlah komunitas yang telah menyatakan kesediaannya ialah komunitas film, penulis, komik, serta band indie.

"Kami tinggal menjajaki kerja sama dengan komunitas angklung, karena nanti kan musik latarnya akan kental nuansa Jawa Baratnya," ujar Direktur Tunas Indonesia Kreatif, Ferie Budiansyah, kepada "PR" di bilangan Supratman, Kamis (12/8).
Last Updated ( Wednesday, 25 August 2010 )
 
More...
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 1 - 5 of 53
Other Menu
Nama Jalan old & New
Download
Who's Online
We have 2 guests online

semarang.nl

semarang.nl
semarang.nl